4 Hal yang Tidak Boleh Kamu Lakukan dengan Dana Pinjaman Online

Saat ini pinjaman online atau Fintek berbasis peer to peer lending semakin populer di kalangan masyarakat. Pasalnya banyak orang yang menggunakan pinjaman online ini sebagai dana darurat alias dana yang hanya digunakan untuk kebutuhan yang sangat mendesak.

Pinjaman online juga semakin populer karena persyaratan untuk mendapatkannya cukup mudah, seperti tidak menggunakan jaminan dan persyaratan yang diberikan tidak ribet, cukup berbekal KTP (Kartu Tanda Penduduk), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan memiliki rekening tabungan, kamu sudah bisa mengajukan pinjaman online dengan menggunakan ponsel dan jaringan internet melalui situs website atau aplikasi.

Meski sudah mendapatkan dana dari pinjaman online, kamu tetap harus bijaksana dalam menggunakannya. Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya kamu hindari saat menggunakan dana  pinjaman online agar tidak berujung rugi untuk diri sendiri..

Bagi orang Indonesia, memiliki sebuah kendaraan terutama roda empat alias mobil bukan lagi sebuah kebutuhan, melainkan sudah beralih menjadi sebuah gengsi tersendiri. Saat mengajukan kredit mobil biasanya kita diwajibkan untuk membayar uang muka sebagai tanda jadi. Karena harga mobil yang berada di angka puluhan hingga ratusan juta ini memaksa kita mengambil dana pinjaman online untuk tambahan uang muka yang tentunya tidak sedikit jumlahnya. Karena selain kamu harus membayar angsuran mobil yang harus dibayar per bulannya, kamu juga harus membayar angsuran dana yang telah kamu pinjam dari pinjaman online. Coba kamu pikirin dulu deh sebelum hutang kamu jadi berlipat-lipat ganda nantinya.

Memiliki rumah idaman itu memang menjadi impian setiap orang. Namun karena harga jual rumah yang terlalu tinggi kerap kali membuat kita mengurungkan niat untuk memilikinya. Meskipun banyak Bank yang menawarkan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) namun tetap saja, salah satu syarat mengajukan KPR adalah dengan memberikan uang DP berkisar antara 10% hingga 25% dari harga jual rumah tersebut. Misal diumpamakan, jika harga jual rumah Rp 300 juta, maka uang DP yang perlu disiapkan adalah Rp 30 juta hingga Rp 75 juta. Jumlah yang tidak sedikit bukan? Tidak heran, kalau ada saja orang yang mengajukan dana pinjaman online untuk tambahan DP cicilan rumah pribadinya, tanpa memikirkan kembali beban utang yang mungkin sangat beresiko untuk kedepannya.

Istilah ‘Gali lubang tutup lubang’ pasti sudah sangat familiar di telinga kita. Yup, istilah ini seringkali diartikan sebagai orang yang berutang untuk menutupi utang-utang lainnya. Utang yang tak terbayar ini kerap menerpa para pengguna kartu kredit yang tidak bisa mengendalikan keuangan pribadi mereka, sehingga tumpukan cicilan utang kartu kredit pun terus menggunung. Banyak diantara kita yang menggunakan dana pinjaman online untuk menutupi tunggakan cicilan kartu kredit tanpa memikirkan kembali bagaimana caranya membayar angsuran ke lembaga penyedia dana pinjaman online yang harus dibayarkan setiap bulannya. Tentunya bukan hal yang bijak jika kita menggunakan dana pinjaman online hanya untuk menutupi utang cicilan kartu kredit.

Mengajukan dana pinjaman online untuk memenuhi keperluan kebutuhan pribadi seperti, belanja dapur, ongkos transportasi, membayar tagihan telepon, membayar lisrik hingga membayar sewa rumah memang sangat tidak dianjurkan. Ada baiknya kamu membayar semua kebutuhan pribadi dengan menggunakan sumber dari penghasilan bulananan kamu sendiri. Selain membebaskan kamu dari jeratan utang, kamu juga bebas dari risiko stres berkepanjangan karena terlalu memikirkan bagaimana cara melunasi utang-utang yang telah kamu pupuk sendiri.

Jadi gunakanlah dana pinjaman online sebijak dan sebaik mungkin. Banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan menggunakan dana pinjaman online seperti berinvestasi atau sebagai modal usaha. Agar nantinya kamu juga bisa membayar keseluruhan angsuran utang tanpa perlu ‘gali lubang tutup lubang’.  Jika kamu merasa ragu untuk melakukan pinjaman online untuk modal usaha karena maraknya kasus fintek ilegal, kamu bisa coba melakukan pinjaman online ke lembaga penyedia layanan digital finance terbaik seperti Kreditplus yang sudah terpercaya dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

#KreditPlus #PastiPlus #PLUSMONEY #DanaPinjamanOnline #BijakPakaiFintek

Kembali