Waspada Penipuan Berkedok Lowongan Pekerjaan, Kenali Ciri-cirinya Jangan Sampai Kamu Jadi Korban!

Saat ini, persaingan dalam mencari pekerjaan semakin ketat. Setiap orang berlomba-lomba agar bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan passion-nya.

Selain latar belakang pendidikan serta pengalaman yang kompeten, faktor keberuntungan pun terkadang ikut andil dalam perjalanan para pelamar untuk bisa mendapatkan pekerjaan.

Namun sayangnya faktor keberuntungan tidak selalu berpihak. Kadang ada saja kegagalan yang membuat para pelamar kerja merasa putus asa. Sudah melamar sana sini tetap saja belum ada panggilan. Hal inilah yang sering dimanfaatkan oleh para oknum tertentu untuk mencari sebuah keuntungan dengan cara menipu para pencari kerja yang sudah putus asa tadi dengan iming-iming tawaran gaji yang menggiurkan namun justru malah merugikan.

Biasanya para oknum ini menipu dengan cara memberikan sebuah pesan dalam bentuk SMS atau email yang mengatasnamakan perusahaan besar dan ternama. Agar terhindar dari penipuan lowongan kerja, ada baiknya kamu antisipasi dengan menyimak ciri-ciri penipuan berkedok lowongan pekerjaan di bawah ini.

1. Untuk melancarkan aksi, seringkali menggunakan domain email gratisan

Biasanya para oknum penipu ini membuat lowongan pekerjaan fiktif dengan membuat sebuah email dengan domain gratisan, seperti @yahoo, @gmail atau @hotmail yang seharusnya memakai domain email perusahaan resmi, misalnya namaperusahaan@domainemailperusahaan.com . Walaupun tidak terlalu signifikan, tapi seringkali membuat banyak orang yang terkecoh. Jadi kamu harus lebih hati-hati ya sebelum meng-iyakan tawaran tersebut.

2. Mencantumkan website perusahaan besar dan ternama yang telah direkayasa

Tak jarang para oknum penipu ini juga mencantumkan nama website dengan CMS weebly, wordpress.com, blogspot.com atau blog gratisan lainnya sebagai alamat website perusahaan. Perusahaan besar biasanya memiliki sebuah situs resmi atau media sosial yang menjelaskan tentang profil serta kegiatan dari perusahaan tersebut. Kebanyak perusahaan besar menggunakan akhiran .go.id, .ac.id, .or.id dan .co.id tanpa embel-embel lain yang ada di situs web resminya. Misalnya saja, perusahaan Adhi Karya memiliki http://www.adhi.co.id/human-capital/career dan tidak ada rekrutmen di luar situs tersebut.

3. Lowongan kerja fiktif juga diedarkan lewat pesan singkat SMS

Banyak kasus penipuan lowongan pekerjaan fiktif lewat pesan singkat SMS. Para oknum penipu ini seringkali mengirimkan pesan yang tidak masuk akal dan responnya juga sangat cepat, padahal kebanyakan perusahaan mengharuskan pada calon pelamarnya untuk mengirimkan berkas lamaran yang dibutuhkan terlebih dahulu.

Atau bahkan hingga menelpon langsung untuk segera menindaklanjuti pesan yang dikirimkan tadi. Sebelum meng-iyakan SMS yang datangnya entah darimana atau tidak jelas asal-usulnya, coba cek lebih dulu validasi kontak perusahaan dengan meng-email ke perusahaan terkait untuk mempertanyakan tentang keaslian SMS tersebut.

4. Langsung wawancara tanpa melakukan tes terlebih dahulu

Jika kamu mendapatkan broadcast tentang undangan interview kerja, coba diingat terlebih dahulu, apakah sebelumnya kamu pernah melamar pekerjaan di perusahaan terkait atau tidak. Biasanya para oknum penipu ini menawarkan untuk langsung wawancara kerja tanpa diharuskan untuk melakukan tes wajib seperti tes psikotes dan terkesan buru-buru. Padahal, kebanyakan perusahaan resmi mengharuskan calon pelamarnya untuk mengikuti tes atau mengirimkan berkas lamaran yang diperlukan terlebih dahulu. Maka dari itu, kamu harus selalu waspada ya!

5. UUD, Ujung-ujungnya duit!

Ini adalah modus terakhir yang dilakukan oleh para oknum penipu. Biasanya setelah korban terhasut dan percaya dengan semua iming-iming yang ditawarkan seperti tawaran gaji tinggi, insentif hingga jaminan-jaminan yang tidak masuk akal, padahal level yang ditawarkan hanya sebatas staf biasa, para oknum penipu ini mulai memeras korban dengan cara mentransfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau sebagai uang muka.

Yang perlu kamu ingat, setiap perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan tidak akan pernah memungut biasa sepeser pun kepada calon pelamarnya. Karena perusahaan yang baik tidak akan membutuhkan materi yang tidak seberapa demi untuk mendapatkan orang-orang berbakat yang akan jauh lebih menguntungkan perusahaanya. Jadi, jangan sampai lengah apalagi terkecoh dengan iming-iming palsu, ya!

Itulah beberapa ciri-ciri penipuan berkedok lowongan pekerjaan. Ada baiknya kita sebagai calon pelamar kerja lebih berhati-hati dan jangan sampai lengah untuk menghindari modus yang dilakukan oleh para oknum penipu. Jika suatu saat kamu mengalami beberapa hal ganjil seperti di atas, atau ending-nya kamu diminta untuk mentransfer sejumlah uang, yakin deh 1000% bahwa lowongan tersebut adalah penipuan!

#Kreditplus #PastiPlus #PLUSKARIER #PenipuanLowonganKerja #LowonganPekerjaanPalsu

Kembali