Marak Pencurian Data Pribadi Lewat Aplikasi, Begini Prosedur dan Cara Mengatasinya

Seiring perkembangan teknologi digital (online) yang semakin canggih, segalanya telah menjadi lebih mudah, cepat dan praktis untuk dilakukan, termasuk ketika ingin membeli sesuatu lewat transaksi online dari sebuah aplikasi.

Cukup dengan mengisi data diri seperti nama, alamat tempat tinggal, email hingga nomor ponsel, dalam hitungan menit kamu sudah bisa langsung beli apapun yang kamu inginkan.

Namun bukan berarti tanpa risiko. Meskipun terlihat mudah dan praktis, ada beberapa hal yang perlu kamu waspadai, diantaranya adalah pencurian atau penyalahgunaan data pribadi hingga kejahatan cyber lainnya. Telah banyak orang yang menjadi korban pencurian data pribadi bermoduskan aplikasi. Jadi mulai sekarang kamu harus lebih teliti dan hati-hati lagi dalam memilih aplikasi yang mengharuskan kamu untuk mengisi daftar diri.

Karena bukan hal yang mustahil jika nantinya data diri kamu disalahgunakan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab. Akan tetapi, jika kamu sudah terlanjur menjadi korban pencurian data pribadi, beberapa cara ini bisa kamu coba sebagai langkah antisipasi.

1. Laporkan kepada pihak bank penerbit

Sebagai tindakan pertama, ketika kamu menyadari bahwa data pribadi yang kamu miliki telah disalahgunakan, termasuk kartu kredit, kartu debit dll, segera laporkan pada pihak bank penerbit terkait. Caranya dengan menghubungi call center resmi dari bank penerbit untuk membuat laporan atas kejadian yang telah kamu alami. Usahakan lakukan blokir kartu sementara waktu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 2Waspada hack akun aplikasi bermodus verifikasi OTP

Baru-baru ini pencurian data pribadi juga bisa dilakukan oleh para oknum tidak bertanggung jawab dengan bermoduskan verifikasi kode One Time Password (OTP). Biasanya para oknum ini meminta data pribadi konsumen berupa username, password, secure PIN dan data penting lainnya. 

Karena hanya dengan kode OTP para oknum ini sudah mampu menguasai akun kamu sepenuhnya! Jadi ingat selalu untuk menjaga kerahasiaan akun kamu, jangan sampai lengah. Jika ada hal-hal mencurigakan terkait permintaan data pribadi yang sifatnya rahasia yang mengatasnamakan aplikasi terkait, baiknya kamu langsung konfirmasi ke customer service resminya. Ingat ya, jangan sampai lengah!

3. Gunakan PIN/password baru

Jika seluruh berkas yang dibutuhkan telah terkumpul dan proses pelaporan kamu telah selesai, jangan lupa untuk merubah PIN/password baru yang pastinya berbeda dengan PIN/password sebelumnya. Kombinasikan dengan angka-angka yang belum pernah kamu gunakan tapi yang masih mudah kamu ingat.

4. Hapus seluruh informasi data diri pada aplikasi terkait

Langkah selanjutnya, saatnya kamu menghapus seluruh informasi data diri yang sebelumnya sudah kamu buat dari aplikasi terkait. Langkah terakhir ini wajib kamu lakukan agar data diri yang sudah terlanjur kamu masukkan nantinya tidak disalahgunakan kembali.

5. Segera melapor pada pihak yang berwajib

Kamu bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib jika kasus yang kamu alami seperti saldo di rekening berkurang atau transaksi kartu kredit yang tiba-tiba meningkat. Jika hal tersebut menimpa kamu, maka kamu harus bertindak sigap untuk membuat laporan ke pihak kepolisian. 

Nantinya dari pihak kepolisian akan segera menyidik serta melacak dengan rekam jejak digital dan jika pelakunya tertangkap akan dijerat hukum sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang telah menjadi dasar hukum dalam menangani berbagai macam kejahatan cyber

Jangan lupa untuk lampirkan dokumen yang diperlukan, seperti KTP, buku tabungan atau berkas-berkas pendukung lainnya untuk memudahkan proses penyidikan.

Itulah beberapa prosedur dan cara melaporkan jika kamu mengalami pencurian data diri dari sebuah aplikasi. Sebenarnya ada banyak cara agar kamu terhindar dari berbagai macam kejahatan cyber digital yang seringkali memakan banyak korban, diantaranya dengan lebih hati-hati dan teliti lagi dalam memilih aplikasi yang ingin kamu gunakan. Jaga dan lindungi setiap data pribadi kamu dengan baik agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang lagi.

#Kreditplus #PastiPlus #PLUSNOW #MengatasiPencurianData #PencurianData #MarakPencurianData #AplikasiBodong

Kembali